aku kecil, seperti pasir
singgah digurun yang demikian luas
menjadi satu dari seper-ribu
jatuh saja dan ingin menikmati saja
angin membawa diri hinggap kembali
pada gurun berbeda
kadang lembut kadang kasar
kadang sunyi kadang gaduh
dan kadang diam
bahwasanya “aku” katanya
selalu DIA katanya
tapi sesuai dengan perlakuannya
aku acuh
hingga terus dia bawa kemana?
aku kecil katanya
tapi sungguh hati merasa besar
angin pun tak berhenti membawa
tak putus asa dengan caranya
karena aku kecil, dan dia coba beritahu sesuatu yang demikian BESAR
dialah DIA!