Finish..tangis itu nyata didepan mata, harus indah hingga suatu saat kita mengenang masa itu, adalah masa paling berharga…
Tersenyumlah jika bisa tersenyum…
dan menangislah jika memang harus bersedih..DIA ada selalu ada….
Finish..tangis itu nyata didepan mata, harus indah hingga suatu saat kita mengenang masa itu, adalah masa paling berharga…
Tersenyumlah jika bisa tersenyum…
dan menangislah jika memang harus bersedih..DIA ada selalu ada….
Akhirnya BOM besar itu meledak juga…kemaren tepatnya..entah berapa banyak serpihan yang secara teratur termuntahkan… terimakasih ya ALLAH atas kesempatan padaku untuk merasakan semua pengalaman demi pengalaman….
semoga hal-hal terburuk sudah terlewatkan…walaupun tertatih-tatih tapi aku tetap ingin bangkit
seperti bayi yang baru lahir…akupun butuh untuk menangis…berguling…merangkak hingga akhirnya dapat berjalan dengan sempurna…
masih jauh memang..tapi satu hal yang betul2 kusadari apapun konsekuensinya…itulah akibat dari sebuah kesalahan…
dan kini aku tau harapan tak selamanya harus tercapai…bahkan proses pencapaiannya malah membuatku ebih dewasa…
semoga esok lebih baik lagi…CHAYOO GRAY ROSE!!! YOU CAN DO THE BEST THAT YOU CAN!!!!
inilah potret harapan…yang tak kan terbuang…tapi semoga ini menjadi sandaran yang kokoh untuk melanjutkan kehidupan…

dan terima kasih kawan untuk mengingatkanku pada buku Catatan Seorang Demonstran hal 282
“My Poor Little One, She must grow to be a mature woman,
but what can i do
i hope one day she will grow as a mature and brave woman
face all the challengen and enjoy the wonderful life”
Tapi aku bukanlah maria..tapi paling tidak aku sedang belajar seperti apa yang ditulis Gie untuk maria…
Terima saja Terima….! (GIGI)
tak ada tangis tak ada marah…semua berjalan begitu saja…
malam itu aku merasa telah mati…rasanya sakit sekali seluruh tubuh ini…tapi aku tidak merasakannya…
aku seperti melayang seperti tak menapak…padahal tubuhku jatuh tepat dialantai kamar mandi…apa itu rasa awal kematian mendekat…aku tak tau…
jam dinding menunjukkan pukul 4 subuh tapi…mata tak juga dapat terpejam…
rasa sakit demikian menelusup sampai diubun-ubun…
tapi aneh…aku demikian merasa tenga…damai…bahkan menikmatinya….
wahaahahaha
pada saat itu aku sadar bahwa aku hanya sendiri….
Damn! tapi lagu ini demikian menambah ketenangan hati…
All this time we’ve been together
Everyday a new adventure
Time’s enough to last forever and a day
Our love was sometimes all we had
Through good times and through bad
I loved you all the way. . .
All our days were’nt bright and sunny
There were times we had no money
You could always find some funny things to say
I’m lookin’ back on where we’ve been
I’d do it all again
I loved you all the way. . .
Refrain:
I loved you all the way, hey
Everynight, everynight, everday. . .
Times I thought I could’nt take it
Wondrin’ if we’d ever make it
You could hold me close and make it go away
And though I’ve said it all before
I never meant it more
I love you all the way. . .
Coda:
I loved you all the way. . .
andai saja aku tau pertanda ini sejak lama. Sehingga aku tak perlu menanyakan alasan mengapa kodok ini hadir kembali kekehidupanku…
