Aku bertemu bintang


Malam dimana aku melihat mimpi, disaat aku bertemu bintang.

Aku terlambat menengadahkan kepalaku

dan memangku kedua tanganku kemuka serta membuat sebuah harapan.

Mimpi itu segera sirna, namun indah.

itu karena aku bertemu bintang.

Yang begitu indah membagi sinar biru membiru,

dan sinar putih memutihnya kepuncak titik ketidaksadaranku

yang kala itu menghitam kelam dan tak sedikitpun menemukan titik

penghabisan dimana aku harus bertemu dengan jalan sinar yang terang benderang

seperti matahari yang mengakhiri kilau bintang yang kutemukan, pada pagi hari.

Bulir-bulir mimpi berkecamuk diantara padang luasnya mimpi yang indah itu.

aku sempat bimbang namun, kembali kepada sebuah arah dimana

akan kuhentikan mimpi yang membawaku kekebahagiaan semu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s