Hmm..On Fire


Ternyata menimang “PETIR” kembali dalam pangkuan sambil menina’bobokannya membuatku semakin belajar untuk merelakan segala hal menyangkut kesedihan.

 

Novel karya mbak Dee tersebut sudah dua kali kubaca. Jarang-jarang lho aku mau ngulang-ngulang baca novel.walaupun bagiku bagus.

 

Tapi ternyata Bayi mabk Dee bernama Electra ini meluluhkanku kembali. “Dialah Idola” sdisela-sela rasa pesimis dan sependeritaan beberapa bulan ini. Tentu saja semangat sudah hangus terbakar arang yang dipakai ibuku menyate kambing hasil kurban. hahahha😀

 

Elektra tiba-tiba hidup dan menjelma menjadi diriku, bukan untuk soal cinta dan tetek bengeknya tapi lebih kepada gadis lugu, pealas yang ingin menemukan semangat barunya disaat ia merasa sebatang kara.! dan inilah Elektra versi nyata yang telah menemukan kembali semangatnya.

 

Hari ini tanpa menyeduh kopi hangat, dan roti mentega, dilahapnya segigit LINUX dan tetek bengek registrasi CD yang melelahkan. Tapi hari ini ada hasil. Paling tidak mengembalikan semangat lama, dahulu!

 

dan kini ada tiga muatan dalam diri, yaitu Eva, Gray Rose, dan Elektra…semoga tidak bertambah lagi. Karena aku tak yakin badan 155cm dan berat 47kg ini dapat menampung lebih banyak lagi🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s