Terpuruk (Labirin)


Ada satu sisi keterpurukan dari manusia yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Apalagi wanita, yang pemikirannya didominasi oleh “perasaan”. Sedikit saja sesuatu menyentuh hati dan perasaannya, ia bisa saja menangis dan tertawa dalam waktu bersamaan. Seperti gila. Mau itu haru, senang, sedih atau sedang gila itu sendiri. Wanita lebih sering mengeluarkan airmata dibandingkan pria.

Teori tersebut saya peroleh dari salah seorang teman saya, Kami memang kenal sudah beberapa tahun. Tapi memang kedekatan yang lebih baru saja terjalin beberapa bulan ini. Mungkin tanpa dia, saya tidak bisa bangkit dari keterpurukan selama ini yah tentu saja itu juga atas campur tangan ALLAH.

Entah apa jalan yang saya pilih saat ini benar atau tidak, baik atau tidak. Saya tetap berdiri berjuang dan berperang layaknya Hobit yang sedang menjaga cincin “kehidupan” (ini bukan seperti kisah lord of the ring) memang terdengar simple. Tapi kehidupan sungguh sebuah hal yang meyangkut beribu-ribu hal yang menjadi sisi-sisi atau kelokan-kelokan labirin maha besar ciptaaan-NYA.

Apakah kita akan tetap bertahan dan berusaha menemukan jalan keluar atas labirin ini, apa kita akan mengulang-ulang dipintu awal, atau berjalan disisi yang sama berulang kali atau bahkan tidak menemukan jalan keluar.

Tapi yang pasti adalah pemilik rencana ini, sudah kita sadari dari awal. Kita hanya harus berjalan, berusaha dan tidak putus asa.

Saya wanita, saya didominasi perasaan. Tapi yang saya tahu saat ini dibalik keterpurukan saya, saya hanya tidak ingin masuk didalam sisi labirin yang sama berulang kali, saya ingin tetap berjuang dan mendapatkan pintu keluar yang indah dan tersenyum diakhir hayat saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s