Sribu Kunang-kunang(Mandalawangi)


Seribu kunang-kunang  hinggap dipekat malam

menambah bias warna warni alam

Tak lelah rasanya, aku berjalan

Ditengah-tengah Padang sabana

Dan aku bersandar.

Ada kera sedang bertapa

pura-pura seperti dongeng kura-kura

Aku tahu, dia tunggu aku lengah

Ada sepotong nugget terhampar disebelhku

Si Kera kelaparan

 

Malam semakin pekat

Aku rebah mencari celah

Diantara kaus kaki bau tengik

khas pendaki

Diantara kaki busuk penuh lumpur gunung

Tapi aku nyaman

karena aku bersama mereka

si pendaki-pendaki gila bermodal nekat

yang enta ada angin apa

kini bersamaku diMandalawangi

Kunang-kunang kembali datang

Seperti membawa haru dan rindu pada mereka

andai aku bersama mereka


Note : Untuk yang merasa menerima puisi ini dalam beberapa hari ini melewati pak pos…harap khayatin, crita dari puisi ini adalah kamu yang sedang berada di suatu tempat entah berantah bertemu kunang-kunang, sehingga kamu ingat masa-masa mendaki bersama teman2mu ketika kamu menemukan kurang-kunang dan kera tengik yang mencuri makananmu di Gunung. Kamu ingat bagaimana kamu terhimpit2 tidur ditenda…Kamu ingat Rokezz Gank!!!

terinspirasi +++>>>foto editan yang kurkirim bersama puisi ini….kamu tau foto apa itu kan????

2 thoughts on “Sribu Kunang-kunang(Mandalawangi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s