Kopi dan kamu


Jika aku adalah kopi, maka aku adalah kopi susu. Aku lengkap dengan sedikit kopi, dengan sedikit gula dan dengan secuil (ups) sedikit susu. Semua serba sedikit.

Tapi tidak dengan perasaanku. Jika boleh aku golongkan, perasaanku ini seperti Cappucinno. Banyak susu, banyak krim cair, banyak vannila, banyak karamel, dan coffee liqueur. Banyak cinta, banyak rindu. Manis dan sedikit pahit.

Analogi itulah jawaban yang tepat ketika aku ditanya beberapa kawan tentang perasaanku padanya. Si “Rama” yang bertandang bagai hanoman dihatiku selama 4 tahun ini. Entah apa yang dikerjakannya disana, tapi dia berhasil membuatkanku  Hot Cappucinno yang begitu harum hingga kini.

***

Empat tahun kami bersama dengan banyak kepahitan (kopi) yang luar biasa hingga yang biasa saja. Kami sudah buktikan bahwa membuat kopi juga sama seperti meng-coding dalam ilmu komputer. Sama-sama butuh Trial and Eror. Tidak mulus dan tidak lurus.

***

Boleh katakan aku gila, tapi aku suka sudut lain setiap kali aku mencintainya. Dia tidak ganteng seperti Pangeran William,  tidak romantis seperti Romeo, dia juga tidak bisa sihir seperti Harry Potter, dan dia juga tidak semenawan Edward Cullen. Tak ada kenikmatan dalam menikmati parasnya, tapi dengan melihat label perusahaannya saja ditengah jalan, aku merasa rindu.

ANEH

Seperti terhipnotis. Ketika aku sudah masuk tol dan berada diatas Cilandak Town Square aku pasti akan terbangun dari tidur____yang seberapapun lelapnya____untuk tetap tidak lupa menghadap kanan dan menyapanya lewat tatapan mataku____yang tidak lepas dari kantornya. Tak ada yang spesial, kantornya tidaklah gedung pencakar langit yang tinggi dan kokoh, perusahaannya juga tidak seterkenal produk-produk asuransi. Tapi aku sadar, nanti sekitar pukul 11.00 dia akan tiba disana dengan sejuta semangat untuk bekerja.

Ahh…dia pasti masih lelap dikamar kostannya yang berantakan. Tapi aku gak akan pernah berhenti untuk mengirim sms pagi “Hunny, va dah diveteran…aji masih tidurkah?ntr berangkat jam berapa?”. Walau ia akan balas sekitar 1 atau 2 jam lagi atau bahkan tidak membalas sama sekali. Tapi aku hanya ingin dia tahu, aku mengingatnya setiap pagi sebelumku beraktivitas. Dialah energi terbaikku saatku bangun pagi.

Juga dengan keadaan terhipnotis (bukan karena aku sedang nonton Uya Kuya___acara rutinitas di agra mas setiap sore), aku akan menghadap kekiri begitu melihat POINS (mall lebak bulus). Ahhh, kamu pasti sedang sibuk-sibuknya hun. Memandang kantornya sambil tersenyum dan mengirimkan sms “Hunny…dadagghhhh. Kamu yang semangat kerjanya yah…” Walau dibalas atau tidak dibalas. Tapi aku ingin dia tetap tahu, aku mengingatnya setiap waktu bahkan pada saat aku menghentikan aktivitasku. Dialah energi yang kuserap untuk pagi hari esok.

***

Aku suka melihatnya dari sudut kantornya. Meski dia tak disana bahkan tak dapat melihatnya.

***

Taukah kalian, teman. Dia tak terlalu suka cappucino, tapi kami suka cappucino yang dijual pedagang kaki lima didepan kampus STMIK Swadharma dengan banyak susu.

***

Double shot espresso (sekitar 50 ml)50 ml susu50 ml krim cair

30 ml sirup vanila

15 ml sirup karamel

2 scoop es krim vanila

Jika suka, bisa ditambahkan dengan 15 ml kahlua coffee liqueur

22 thoughts on “Kopi dan kamu

  1. Owwww……. (T_T)
    meleleh hati gw…

    ni gw rasa pas nikahan, ni tulisan mesti ada di undangan😀
    hahahhaha

    mpok gw satu ini hebat banget deh tiap bikin tulisan.
    bete gw, gw gak bisa!! hehe

    bisa menuliskan apa yang dia rasa, walau di dunia “nyata” gw
    gak tau lo be2 kaya gimana. tapi melalui tulisan ini.. gw ngerasa
    masuk ke dalamnya.

    fuiiihh… perasaanmu begitu dalam (gayanya bahasa gw!)

    and than
    finally gw hanya bisa berdoa, semoga kalian ditakdirkan untuk bersama selamanya😀
    walapun jalan tidak selamanya lurus, entah berbelok, tanjakan, berbatuan. berharap kalian bisa tetap bergandengan tangan bersama, tersenyum menatap masa depan yang indah dengan penuh kekuatan cinta.

    • hahahahahaha…muji apa bedoa dek,,,,panjang dah hehhehehehe…semoga yang terbaik untuk kita semua…apapun ketentuanNYA…itu yang terbaik…wkwkwkwkwkwkkwkw. Ni sebenarnya gue pengen tulis dari awal gue hari pertama kerja…tapi belum ketemu feelnya heheheheh

  2. Keren kak….gw terharu bacanya…
    Sabaar yah..heheh :p
    Feel’a dapeet bgt..
    Trnyta ilmu yg gw kasih lu pakai jg yah..bagus…
    Hahaaaahaaa
    Muaaahhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s