Pada Ramadhan yang hampir terlewat


Oh sang penggengam kehidupan,

penggenggam waktu dan kehidupan.

Hari ini genaplah sudah ujian terberat kami, menahan lapar dan dahaga kami, menahan hawa nafsu, amarah, dengki serta hasad kami. Kau hidupkan hati kami disisa-sisa  umur kami yang atas ijinMUlah akan bertemu dengan ramadhan di tahun berikutnya.

KAU berikan sebulan penuh waktu yang kau tinggikan derajatnya dibandingka 11bulan lainnya. Dimana kami engkau tinggikan pula derajat kami untuk lebih banyak berbakti kepada ENGKAU agar kami sadar atas kasih sayangMU yang begitu besar melebihi seluruh ciptaanMU.

Wahai yang MAHA segalanya. Begitu besar kasih sayangMU pada kami. Padahal kami belum tentu meninggikan derajat bulan ini untuk menikmati kasih sayangMU menikmati segala nikmat, rahmat serta berkah. Mungkin ENGKAU gusar, namun tak sedikitpun ENGKAU tunjukkan marahMU malah semakin besar kasih sayangMU pada kami.

Oh Rabb kami yang Maha agung

Berilah kami keberkaha bulan ini,,,di tahun ini dan jangan tinggalkan kami dengan kerugian. Tinggalkanlah atas kami kebaikan dan keberkahan ramadhan yang membawa kami kedalam kasihMU yang begitu dalam. Oh TUHANKU..janganlah tibakan ramadhan yang terlewat ini dengan keburukan terhadap diri kami. Astaghfirullah haladzim…

***

Ramadhan ini..

Teman-teman, terimakasih yah atas semua perhatian dan kebaikan kalian kepada saya. Mudah-mudahan kita semua senantiasa dalam lindunganNYA dan terhindar dari segala hal yang berlebihan.

Saya sedikit mau cerita, betapa saya seklai lagi terharu dengan beberapa lamaran yang datang untuk meminang. Demikian TUHAN memberikan kerahmatan kepada kalian yang telah memberikan kehormatan serta kebaikan kepada saya. Alhamdulillah, saya merasa beruntung sekali dengan segala hal tersebut. Mudah2an ALLOH senantiasa meninggikan kehormata dan derajat kalian pula sebagaimana kalian memperlakukan saya.

Maaf pula bagi kalian yang ternyata mendapati penolakan dan beberapa tidak saya beri jawaban. Tapi yakinlah bukannya saya tidak sayang terhadap kalian, bukannya saya tidak suka dengan kalian, bukannya saya membenci kalian, dan bukanlah saya tidak menghormati kalian sebagai orang yang sungguh luar biasa baiknya. Tapi mungkin TUHAN belum memberikan kesiapan pada saya untuk memilih dan menetapkan hidup saya sekarang. Dan tidak ada yang salah dengan kalian. sama sekali.

Saat ini biarlah hati saya bergerak sesuai dengan dinamikanya, diengah lamaran yang indah pada saat Ramadhan ini, bulan yang baik ini. Saya sungguh merasa luar biasa terharu.

Mungkin yang bisa saya katakan pada kalian saat ini, saya juga ingin menikah secepatnya, menimang buah hati cinta saya bersama suami, menjalani bulan ramadhan dengan genggaman tangan dan hati yang indah ditengah pernikahan indah.

Tapi hati ini demikian indah dengan dinamikanya, bergerak seperti arah angin dan air yang berbicara pada desiran pagi, siang, malam yang menyiratkan penantian yang indah menuju sebuah”waktu” yang sama-sama kita tunggu itu.

Ingin sekali saya memeluk kalian dalam doa dalam shalat dan dalam ketenangan serta kedamaian yang saya rasakan dan ingin kubagikan pada kalian ini.

Mari saling mendoakan yah teman-teman.

Mudah-mudahan tahun depan kita akan temukan jawaban itu, kemana hati ini melangkah. Kemana TUHAN membawa hati kita dan kehidupan kita.

“Ya Rab yang maha penggenggam ketenangan di tengah kegalauan, yang menyejukkan ditengah ketakutan, lindung kami dari prasangka buruk atas takdirMU, lindungi kami atas keinginan berlebihan, hindari kami dari kesemuan, lindungi kami dari godaan setan. Whai DZAT yang Maha pengampun, ampuni kami yang senang mengelh daripada berdoa, maafkan kami yang sering bergumam dibandingakan istighfar.

OH TUHAN sang penggenggam takdir terbaik, perlapanglah jalan riski yang halal terhadap kami, lapangkanlah jalan kami menuju jodoh kami, pertemukanlah kami dengan jodoh terbaik yang akan menemani kami ditengah kesakitan dan kebaikan, ditengah kedukaan maupun kesukaan, ditengah kegalauan maupun keindahan. Berikanlah kami suami atau istri yang dapat mengingatkan kami ditengah kemunduran iman untuk terus menerus kembali ke arahMU dan jalanMU yang lurus. Berilah kami nantinya keturunan yang soleh dan solehah.  Hanya padaMU kami meminta dan memohon pertolongan ya ALLAH. Kabulkanlah TUHAN yang begitu penuh dengan kasih sayang.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s