Dongeng Putri Tidur


Kita tak pernah sadar berapa waktu yang kita habiskan.

Aku boleh terlelap menghabiskan sisa malam-malam yang mungkin tak ada satupun yang ingin sadari bagaimana aku berfikir.

Kau juga pasti terlelap dalam kebisuan yang tak bisa diungkapkan malam pada sebuah pengkhayatan yang “entah” apalah.

Mungkin inilah arti rasa “bebas” dalam segi yang tidak pernah kita tahu.

Aku hempaskan kepiluan yang mungkin kau juga rasakan,

begitu juga kamu dan semua yang tau mengenai hidup dan perasaan kalian.

Rasa damai yang ingin kita coba raih adalah kesemuan yang coba kita telungkupkan didalam tempurung,

Kamu berusaha menutupi dan aku juga berusaha menutupi.

Tak ada yang salah dengan perasaan, dimana kamu ungkapkan segala rasa, sambil mengecup sebuah gandengan.

Semalaman kau berusaha untuk lebih keras merangkum itu semua agar tidak terlihat jelas.

Karena kamu mengerti bagaimana arti dari sebuah “posisi”.

Kita tak pernah tau bagaimana cara mengungkapkan perasaan, bagaimana cara berbicara satu sama lain.

Selain menikmati malam dan tertidur pulas.

Dialah aku, si Putri Tidur.

Putri tidur ini hanya ingin tenggelam dalam dinginnya malam, dalam rasa lelap yang sangat mendesak.

Bukannya tak sanggup ia masuk dalam keindahan yang berusaha ditawarkan,

bukannya dia tak sanggup merengguk setetes uap yang ingin disesapi.

Karena ternyata hatinya memang sedang tidak ingin. Sedang tidak percaya pada dunia. Sedang ingin “menepi sesaat”.

biarlah..biarkan dia tersenyum sekaligus menangis dan menikmati tepian yang tak kan ada satupun yang akan paham.

Biarlah ia bangun dengan menyibak tirai kedamaian yang hanya dia dapatkan lewat mimpi yang tak ada satu orang pun tau.

biarlah dia bermimpi, membayangkan waktu yang tepat disaat dia harus merasakan kecupan pangeran impiannya.

Dan saat itu tidak ada lagi saat dimana kamu menemukan keraguan lagi.

4 thoughts on “Dongeng Putri Tidur

  1. Semoga Putri Tidur dapat menemukan pangeran impiannya dan merasakan kecupan darinya pada saat Putri Tidur telah siap untuk hal itu.

    Pangeran yang senantiasa mengisi waktu bersama Putri Tidur baik dalam suka maupun duka, dalam tawa maupun air mata.

    BUKAN Pangeran yang mencari Putri Tidur hanya untuk mengisi kekosongan dan keisengannya semata.

    Jika hal tersebut sudah tercapai, maka cerita di atas bukanlah hanya sekedar dongeng, melainkan pengalaman hidup bagi semua makhluk arti dari cinta yang sebenarnya.

    Di saat itu pula, hamba sahaya ini dapat dengan ikhlas (walaupun berat hati) mengucapkan salam perpisahan bagi sang putri

  2. hehehehe…makasie yah doanya “hamba sahaya” mudah2an kamu juga menemukan putri tidur yang memang adalah bagian dari tulang rusukmu…
    takdir terindah itu sudah dipersiapkan bagi orang-orang yang sudah siap🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s