Khayalan-Pesan singkat


Ini tentang cinta, tentang jodoh, tentang hidup, tentang kamu, tentang dia dan tentang aku.

***

Pagi ini,  aku hanya bisa tersenyum geli.

Ketika telepon genggam itu bergetar dan akhirnya layar itu menampilkan kumpulan-kumpulan huruf.

Aku membaca satu-satu, kata perkata.

Kupastikan tak ada yang terlewat, karena aku terlalu takut salah mengartikan seluruh hal yang berhubungan denganmu.

Lalu semburat haru terpancar disana. Aku tak bisa menahan yang aku khayalkan. Hingga tangan ini terlalu

lemah untuk membalas sebuah pesan singkat ini.

Kau berkata,

“Pagi ini ponakanku berlari kearahku, ketika aku hendak berangkat kerja. Dia berlari dan bertanya ‘nja teyus’

aku bilang ‘iyah kerja buat cari duit’ lalu dengan spontan dia berkata ‘angan ayi uit opean yah, ceyibuan aja’

aku tertawa dan berkhayal, apakah suatu saat ketika kita punya anak nanti, dia akan selucu itu?”

aku berkhayal…

Rumah Kita

Disanalah nanti kita akan tinggal, merawat anak-anak kita bermain lumpur.

Bermain musik dan bernyanyi seperti aku.

Kau akan seperti biasa mendengarkan setiap ocehan yang keluar dari mulutnya

meskipun lirik yang keluar disana adalah “nanannanana” dengan nada yang payau, parau dan tidak jelas.

Tapi kau akan menikmatinya seperti setiap kali kau menikmati suaraku yang sering kau sebut “Suara yang bikin merinding”.

Dan anak laki-laki kita nantinya akan seperti dirimu, orang yang bertanggung jawab dan selalu menjaga adik perempuannya,

dia akan menjadi pahlawan, menjadi pangeran dan akan mewarisi sifat kearifanmu.

Mereka akan kita didik dengan cinta, dengan kasih sayang dan dengan kesederhanaan.

Hingga mereka tumbuh dewasa, menikah dan memiliki masa depan yang cerah.

Kau dan aku akan berdua menunggu ajal kita.

Pilar kita

 Disanalah kita akan saling berpelukan. Menyaksikan awan-awan yang berarak, embun-embun yang dingin,

hujan disore hari dan bintang dimalam hari.

Dan dikala itu, aku tak butuh hal lainnya lagi. Aku hanya butuh kau bernyanyi untuku, untuk yang kesekian kali

hingga aku tertidur dipelukmu, dibahumu yang bidang.

Yang telah sekian lama mendampingiku dalam susah dan senang setiap detik.

-PAUSE-

Aku kembali ke dunia nyata dan akhirnya membalas pesan singkatmu

“Yang pasti, anakku akan cantik, lucu dan pinter dagang kayak ibunya”

____STOP____

#khayalanpagi

7 thoughts on “Khayalan-Pesan singkat

  1. Amin… semoga menjadi jalan terbaik buat kalian…
    ternyata jauh sebelumnya hal ini sudah ada dalam rencana kalian..
    selamat..

    • wah adamsrib@ktis.net yang baik hati… tulisan ini dibuat berdasarkan khayalan🙂 jadi ini cuma tulisan iseng…gak sama sekali mengarah kemanapun..mudah2an saya segera menemukan jalan terbaik dan tetap berada dalam sebuah rencana TUHAN yang keren🙂 aamiin

  2. Pingback: Angkasa Kita | Spirito!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s