Taxi


Lampu jalanan memantulkan jingganya lewati wajahmu

aku kepayahan menahan nafas yang memburu…

Lantunan lagu yang mengalun sayup

malah tak sanggup menahanku…

aku terjebak ditulang pipi dan hidungmu…

kata tak menyisakan apapun untuk diucap dan diserap

Aku terjebak diantara waktu yang terasa berhenti dan menghitung mundur

kau mungkin tak mengerti sayang…kau sudah terlelap…

sementara aku menghitung cahaya di wajahmu yang tenang…

aku mencintai keterjebakanmu disini…di taxi biru ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s