When you take the medicine


Tadi malam adalah hal terlucu yang pernah aku lihat seumur hidup aku bersama kamu…

Selama ini kamu selalu merayu dan bermanis-manis menyuruhku minum obat.

Meski terkadang aku menangis menenggak hampir 8 butir pil sehari, tapi kamu terus menyemangatiku untuk minum obat dengan berkata:

“Ingat, gak boleh egois…obatnya kan bukan buat kamu doank sayang…”

Tapi tadi malam, ketika pertama kalinya aku memintamu meminum obat…dan kamu menurutinya

Kamu mengeluarkan ekspresi yang tidak biasa, kamu menyernyit menahan mual dan reflek mengambil sebatang rokok dan segera menghisapnya.

“Hueekkk,,, aku gak suka rasa dan baunya…please sayang…jangan paksa aku lagi minum obat itu…baukkk” Kamu mengambil segelas air dan berkumur.

Sedang aku cuma bisa tertawa, tersenyum, kembali tertawa dan memegang kedua pipimu yang sudah merah menahan mual.

Ah, sayang…aku gak akan pernah lupa ekspresimu semalam…

Sayang kamu❤

 

2 thoughts on “When you take the medicine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s