Kisah Cinta


Sentuhan tangan itu masih kurasa mendekapku,

dini hari yang indah, dimana cuma bau jalanan yang masih menempel dibajumu.

Aku tahu, kamu baru selesai memenuhi tugasmu. Sedang aku terlelap disebelah “bagian dari kita”.

Malu-malu, aku tak sanggup mengangkat wajahku.

Aku tau, kamu tersenyum dan mendekat.

Sesaat isyarat yang dulu sering kita lakukan, hinggap kembali.

Kenangan demi kenangan menyeruak perlahan dan menenangkan.

Semua hal yang kita pernah jalani.

.

Pelukanmu semakin hangat.

Kita terjebak diantara kenangan yang kita resapi masing-masing.

Aku ingin berbagi…tapi ini terlalu indah.

Ada dua pecinta yang gila sedang berpelukan.

.

Suara deburan ombak hadir tanpa kupinta.

Apa kau ingat tempat favorit kita?

.

Cinta, kau adalah lagu dalam tidurku.

Kau adalah pasir putih dipinggir air lautku.

.

Tangan ini tak mau melepas genggamannya.

Kamu masih memelukku dari belakang.

Kita masih berbaring ditempat yang sama.

Memandangi “bagian dari kita” yang nyenyak dengan mimpi-mimpinya…

Andai kita dapat membagi suasana untuknya…

Ah tentu saja dia pasti merasa…

Karena dia adalah bagian dari kisah cinta ini…

i❤ u Cinta , i❤ u Adira, I❤ u Hilmi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s