Protected: Presure

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

Hi pagiku…

Hai pagiku, mama kangen sekali…

Mama kangen tendangan kecilmu…

Mama kangen rangkulanmu lewat rahim mama…

Sudah lama rasanya kita tidak saling menyentuh dinding perut mama…

Menyatukan jari-jari kita, merasakan perasaan yang luar biasa.

Tak kan ada yang tahu bagaimana rasanya menjadi “kita”, nak.

Mama tak ingin memaksamu merasakan kenangan yang sama.

Kenangan yang membuat mama bahagia ketika mengandungmu.

Kamu pasti lebih bahagia di syurga.

Mama hanya ingin mengalirkan perasaan rindu ini padamu…

Perasaan yang ingin mama titipkan pada ALLOH untuk kamu rasakan.

Mama hanya berharap cinta dan rindu yang teramat besar ini sampai pada penyalurannya, yaitu kamu.

Semoga kamu selalu damai dan bahagia, sayang.

.

Malaikat kecilku, Adira…

Mama akan selalu mendoakanmu, meskipun mungkin do’a ini takkan mengantarkan apa-apa padamu

Mama yakin ALLOH akan menyampaikan semua perasaan mama padamu…

Adira…mintalah pada ALLOH untuk mengumpulkan keluarga kecil kita di syurga…

Mintalah pada ALLOH agar kita dipertemukan dan bersatu sebagai keluarga yang utuh di syurga-NYA.

Adira, mama betul-betul rindu…

Maafkan mama kembali meneteskan airmata untukmu…mama pastikan ini adalah airmata rindu.

Mama selalu ikhlas melepaskanmu sebagai malaikat kecil di syurga-NYA ALLOH…

Berbahagialah, nak.

Mama akan selalu merasakanmu didalam diam dan do’a ibu.

I ❤ u

Kisah Cinta

Sentuhan tangan itu masih kurasa mendekapku,

dini hari yang indah, dimana cuma bau jalanan yang masih menempel dibajumu.

Aku tahu, kamu baru selesai memenuhi tugasmu. Sedang aku terlelap disebelah “bagian dari kita”.

Malu-malu, aku tak sanggup mengangkat wajahku.

Aku tau, kamu tersenyum dan mendekat.

Sesaat isyarat yang dulu sering kita lakukan, hinggap kembali.

Continue reading

Kita BODOH

Hei pembaca paling setiaku yang mungkin lagi senyum-senyum sendiri pas melihat judul tulisan ini.

Terima kasih yah atas diskusi sehari semalam selama perjalanan dari bekasi-bogor-Tangerang- Bekasi, kemarin.

Well, harus aku akui…kita memang dipertemukan dengan cara yang aneh. Kita disatukan dengan cara yang aneh. Dan kita diuji dengan cara yang aneh.

Dan yang paling parah, kita menjalaninya dengan cara yang aneh juga…

Malam tadi, kembali kita bernostalgia dengan melewati jalanan yang tak asing menuju Sure centre tempat kamu sering menjemputku dulu.

Kamu tertawa dan mesem-mesem.

Continue reading

Tulislah dan kau akan membuka jendela!

Asma Nadia

Asma Nadia

Hari ini saya berkesempatan untuk ikut dalam workshop penulisan pada instansi tempat saya bekerja. Senang sekali rasanya bisa ikut andil dalam workshop tersebut. Selain menjadi anggota CLiF (Customs Literasi Forum), bertemu dan mendapat ilmu dari Kang Abik (Habiburrahman El Shirazy) dan Asma Nadia, tulisan saya juga terbit dalam buku bertajuk “Derap Pengabdian”.

Continue reading