Tak perlu mengingkari


Aku ingkar…

Ada tangis yang tertahan…

Ada takut…

Karena esok akan terjadi…

Jengah rasanya…

Tapi aku tetap menghitung berapa detik

yang kuhabiskan setiap malam.

Hingga pagi

Percuma…

Tapi aku menikmati setiap detiknya

Walau sakit…walau kecewa…

Tapi aku terus ingkar

Terus berbohong

Bahwa rasa sakit itu ada…

Aku bisa membohongi logikaku…

Tapi tidak hatiku…

Esok, esok menunggu…

Aku takut matahari

Aku takut ini menghampiri

Rasa sakit ini..

Rasa Perih ini..

Aku takut matahari…

Tapi aku menghitung setiap detiknya

Hingga pagi…

Karena ada pagi

Ada lagu sedih kembali

Lalu ada ingkar lagi

Hingga kapan???

Kamis, 28 Mei 2009 00:04 WIB (dimalam yang demikian sunyi ditemani lagu sedih)

3 thoughts on “Tak perlu mengingkari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s